Jujur Bebarengan di Madrasah Anti Korupsi

Kerinduan Tim Sekolah Inspirasi Pedalaman (SIP) Banjarnegara pada suasana Sekolah diujung bukit Sirante terbayar sudah. Terhitung 2 bulan sejak penutupan pilot project SIP pada Januari lalu, kali ini TIM SIP Banjarnegara melakukan kegiatan monitoring di MI Muhammadiyah Kalitengah (17/4). Kegiatan monitoring ini dimaksudkan sebagai kegiatan memantau perkembangan anak-anak dan sekolah literasi yang telah digagas oleh Tim SIP.

Mengusung tema Jujur dan Anti Korupsi, sebanyak 7 orang perwakilan SIP turun ke lapangan untuk melakukan monitoring pertama ini. Namun TIM SIP tidak terjun sendiri. Kali ini SIP menggandeng Komunitas Seni Lantai Dasar untuk berkonstribusi.

Kegiatan monitoring pertama ini dimulai dengan senam sahabat pemberani yang dipandu tim SIP. Senam yang diluncurkan KPK ini mempunyai pesan yang tinggi untuk kita semua, dengan lagu yang kaya akan nilai dan gerakan yang sederhana, diharapkan pesan ini dapet diterima dengan baik oleh anak-anak. Anak-anakpun bersemngat mengikuti senam ini.

Setelah tubuh anak-anak berkeringat, kegiatan dilanjutkan dengan permainan sederhana dari salah seorang relawan SIP, kak Septi, dimana anak-anak membuat lingkaran yang dibagi menjadi beberapa kelompok. Petunjuknya, ketika kak Septi mengatakan “jujur” anak anak harus bergeser ke kanan, dan “tidak jujur” ke kiri. Permainan sederhana ini melatih kekompakan dan konsentasi anak dalam bekerja sama dan mendengarkan instruksi yang diberikan. Selain itu, permainan ini juga mempunyai pesan bahwa jujur merupakan perbaikan yang baik dan harus selalu dilaksanakan sedangkan tidak jujur adalah perbuatan yang tidak baik, dan sebaiknya jangan dilakukan karena akan merugikan diri sendiri dan juga orang lain.

 

Sementara kak Septi mendampingi anak-anak bermain, relawan lainnya mempersiapkan bioskop mini di Madrasah ini. Bioskop mini ini akan menayangkan film “Sahabat Pemberani” yang diterbitkan oleh KPK. Pemutaran film ini selain menghibur anak-anak, juga melatih anak-anak menganalis nilai-nilai apa sajakah yang ada dalam film tersebut. Setelah menganalis film bersama, anak-anak dipandu Kinanti, diajak untuk mengenal 9 nilai anti korupsi. Pengenalan nilai-nilai ini diberikan dalam bentuk lagu agar mudah bagi anak-anak untuk mengingatnya. Dalam bioskop mini ini juga anak-anak yang dapet menganalisis, menyebutkan nilai anti korupsi beserta contoh di kehidupan sehari –hari diberikan sebuah lencana pin bertuliskan “Berani Jujur Hebat” sebagai reward dan tanda agen kecil anti korupsi di MI Muhammadiyah Kalitengah.

Diluar bioskop mini MI Kalitengah, tengah bersiap kakak-kakak dari Komunitas Seni Lantai Dasar untuk menghias dinding Madrasah ini. Enam orang perwakilan komunitas ini cukup kaget dengan jalur yang dilalui menuju sekolah ini. Namun, semangat berbagi tak surut sampai disini. Sebagai kegiatan rutinitas dari komunitas ini, sebelum mengeksekusi tembok Madrasah, mereka membersihkan lingkungan madrasah dari sampah-sampah terlebih dahulu.

 

Eksekusi Mural pun dimulai oleh relawan komunitas Lantai Dasar. Diawali dengan membuat sketsa gambar, anak-anak sangatlah penasaran dengan apa yang dilakukan kakak-kakak dari Lantai Dasar ini, terlihat dari banyaknya anak-anak yang menonton pembuatan mural ini. Melihat femonena inipun, kak Hesti dan kak Ayun mengajak anak-anak untuk bermain ular naga, dengan ketentuan anak yang tertangkap haruslan menjawab pertanyaan yang diberikan.

Selang bebapa saat, tangan-tangan ajaib dari komunitas Lantai Dasarpun merubah tembok Madrasah menjadi indah dan mengandung pesan mendalam. Bertuliskan “Buanglah Sampah Pada tempatnya” dan “Berani Jujur Itu Hebat”, kak Ipong pun mengajak anak-anak untuk turut serta menghias tembok tengan menorehkan cat warna warni dengan cap telapak tangan mereka. Cap telapak tangan ini bukan tanpa makna, cap ini adalah sebagai simbol deklarasi janji dan keberanian anak-anak untuk tidak membuang sampah sembarangan, dan akan menjaga lingkungan madrasah. (Katyaorin)

Leave a Comment