Hari Inspirasi SIP Goes To Pesangkalan

Peran untuk pendidikan kali ini sangatlah penting bagi setiap kalangan. Maka dari itu sebuah perjuangan maupun tekad untuk membangun pendidikan yang lebih berkarakter serta bermutu sangat di anjurkan. Pendidikan sendiri sebagai wadah bagi setiap insan memulai kehidupannya, menentukan dan meneruskan setiap perjuangan dari sebuah cita cita setiap pribadi. Demi terjadinya penyetaraan untuk sebuah pendidikan, khususnya di Banjarnegara. Maka terciptalah sebuah wadah untuk suatu insan menorehkan motivasi, pengalaman dan juga ilmu nya ke berbagai sumber dengan sasaran utamanya adalah anak anak sekolah. Melalui komunitas bernama Sekolah Inspirasi Pedalaman (SIP) kami memiliki sebuah visi serta misi untuk berbagi pengalaman kepada anak anak sekolah dasar di beberapa wilayah.

Pada bulan Januari 2020 relawan SIP berhasil menyelesaikan sedikit cerita tentang penjelajahan kami untuk saling menginspirasi di desa bernama Pesangkalan, yang aksesnya cukup jauh dari kota. Sebuah desa dengan sumber kekayaan alam dan mata air yang jernih ini,  mempunyai bibit bibit seseorang yang membawa kesuksesan di masa depan. Kami melakukan penerjunan untuk program trakhir di SDN 2 Pesangkalan, pada tanggal 23 Januari 2020. Kelas film, kelas edukasi, serta kelas kreativitas menjadi topik penjelajahan kami. Visi dan misi terakhir kami hari ini sama saja hal nya dengan penerjunan penerjunan sebelum nya, sama sama belajar bersama, yang membedakan hanyalah pada hari ini kami semua lebih menekankan pada pembelajaran dengan fokus pengenalan dan pembelajaran pelatihan pembuatan olahan tepung mocaf, dimana mocaf tersebut berasal dari ketela hasil bumi tempat mereka tinggal. Pada penerjunan hari ini terbagi menjadi dua kelas, yaitu  kelas kecil (kelas 1, 2, dan 3)  serta kelas besar (kelas 4, 5, dan 6). Kegiatan kelas kecil dilakukan pada kelas film, kreatif, dan kelas permainan edukatif, sedangkan kegiatan kelas besar dilakukan pada kelas permainan edukatif dengan pembelajaran pelatihan pembuatan olahan tepung mocaf. Hari inspirasi kali ini juga di meriahkan bersama warga sekitar dalam kegiatan memasak menggunakan bahan dasar singkong dan melakukan pemeriksaan kesehatan gratis bersama tenaga medis RSUD Banjarnegara.

Kami awali pemberangkatan pagi hari bersama munculnya sang fajar pada pukul 06.00 dengan segala persiapan dan kesiapan yang sudah kami persiapkan jauh jauh hari sebelumnya. Berjejeran motor beranjak dari RBK membawa sepenuh genggaman rasa semangat juang yang tinggi menuju Pesangkalan. Tiba disana teriakan anak anak dan sapaan alam  menjadikan modal semangat lebih untuk kami berkisah kembali. Singkat cerita, kisah kami diawali  dengan sapaan pagi melalui sambutan oleh Kak Ali selaku koordinator Hari Inspirasi dan dilanjut oleh Bapak Slamet selaku Kepala Sekolah SDN 2 Pesangkalan. Pada pukul 08.30 semua relawan dan anak anak bersiap untuk melakukan kegiatan pembelajaran bersama. Semangat anak anak semakin menggebu ketika mereka ingin bermain dan belajar bersama.

Pada kelas kecil setiap kelas memasuki pos masing masing sesuai urutan yang telah di rolling. Diawali dengan pos pertama yaitu kelas kreatif yang dimana anak anak bermain dan berkreasi menggunakan cat air di atas kain putih bertuliskan SIP, mengecap daun singkong serta mewarnainya menjadi media kelas kreatif kali ini. Selain bermain warna mereka juga menuliskan harapan mereka pada jari jemari daun singkong, kami berharap angan yang mereka tulis kala itu menjadi perwujudan nyata suatu saat kelak.

Permainan edukatif menjadi pos kedua pada kelas kecil, anak anak melakukan permainan estafet singkong menggunakan buah singkong dengan alur permainan yaitu mengumpulkan beberapa buah singkong yang di estafet kan menggunakan jilbab bekas. Selain estafet singkong, anak anak menyusun puzzle antara gambar bagian bagian pohon singkong dan bagian bagian pohon singkong yang asli. Antusias mereka sangat tinggi, mereka tak terlihat kelelahan walau mereka harus berlarian dan bekerja keras untuk mengumpulkan singkong maupun mencari gambar puzzle.

Dan pada pos trakhir mereka menonton video bersama proses pembuatan olahan singkong yang menghasilkan sebuah jajanan berupa marshmallow. Pusat perhatian mereka terhadap tayangan tersebut tak tergantikan, penuh perhatian meskipun mungkin mereka baru pertama kalinya menyaksikan. Sembari menyaksikan kami membagikan kepada mereka marshmallow, dan mereka sangat senang atas hal itu.

Pada pukul 08.30 tak hanya kelas kecil yang belajar dan bermain bersama, kelas besar pun mereka juga melakukan pembelajaran dan permainan bersama. Kali ini kelas besar hanya berada pada kelas permainan edukatif tentang pembelajaran pelatihan pembuatan olahan tepung mocaf. Mereka mempraktekan sedikit proses pembuatan singkong menjadi mocaf yang terbagi menjadi pos pengupasan, pencucian, pencacahan, perendaman, penjemuran, dan penggilingan. Setiap kelompok yang ingin melanjutkan ke tahap selanjutnya mereka harus melewati rintangan berupa, jalan jongkok, merayap, dan permainan tradisional bernama kling-kling brok. Selain melakukan tahap pembuatan tepung, mereka juga menyusn puzzle dimana mereka menebak proses apa yang mereka lakukan untuk melatih daya ingat mereka. Terik matahari,  dan rasa lelah menjadi teman mereka bermain kala itu, tetapi semangat mereka tak pudar selalu tersenyum dan antusias untuk berlatih dan mencoba hal baru. Setelah semua selesai kami bersama anak anak berkumpul bersama membentuk lingkaran besar mencoba lebih akrab dengan bernyanyi bersama sembari melambaikan tangan ke atas ke sebuah drone. Selanjutnya semua kelas kembali menuju area sekolah untuk berkumpul bersama, berkumpul untuk memakan bekal yang mereka bawa dari rumah. Setelah itu mereka mendengarkan sebuah dongeng inspirasi yang di bawakan oleh Kak Resti. Tawa dan canda mereka membuat suasana menjadi tetap sejuk di bawah senandung mentari di siang itu.

Tak terasa waktu berjalan dengan cepatnya membawa sejumlah kisah klasik perjalanan hari ini. Siang menghampiri, pertanda anak anak waktunya pulang dan yang berarti semua rangkaian hari inspirasi telah usai. Sapaan hangat para guru SDN 2 Pesangkalan menjadi sambutan penutup Hari Inspirasi, beliau memberikan wejangan kepada para murid dan kepada kami tentunya untuk selalu berproses dan berbagi kisah baik ke segala penjuru. Kami akhiri serangkaian acara penerjunan kali ini dengan foto bersama, berjabat tangan, dan berbagi jajanan kepada anak anak. Berat hati meninggalkan kisah yang telah kami ukir bersama, tetapi karena pada dasarnya setiap adanya pertemuan pasti menyisakan perpisahan, dimana satiap langkahnya membawa hikmah. Tentulah hikmah baik untuk kita semua yang selalu kami impikan.

Keterbatasan sarana prasarana, keberadaan guru serta kurangnya pengaruh motivasi yang sangat sedikit menjadi paparan yang kami hadapi saat penerjunan, tetapi dengan semangat juang mereka suatu asa menggebu menjadi satu demi pencapaian ilmu baru yang mereka dapatkan. Senyum ikhlas serta antusias yang mereka tunjukan kepada kami menjadi alasan kenapa kami tetap menginspirasi untuk sebuah asa.

Keterbatasan tak menjadi modal mereka untuk terpuruk. Sebuah harapan besar supaya mereka ter motivasi dari kami untuk tetap belajar dan mengemban ilmu ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. “Bukan hanya mereka yang memiliki sarana dengan penyajian lengkap yang memiliki hak untuk belajar setinggi tingginya, kalian juga berhak, karena kalian lah suatu harapan emas untuk memberdayakan tempat tinggal kalian kelak di masa yang akan datang”, itu pesan kami. Kami sangat berterimakasih kepada kalian, para generasi emas pembangun peradaban di masa yang akan datang. Kami berniat datang untuk menginspirasi tetapi pada kenyataannya justru kami yang terinspirasi atas perjuangan kalian.

Ika Wulan Nuri Anggreani

Leave a Comment